Sabtu, 17 Maret 2018

Hatespeech

kasus JCO yang mengandung minyak babi

          
SUMBER
https://goo.gl/iWfmZy, akun Facebook atas nama "Jamiludin".
NARASI
“Bermula siang tadi ketika perut udah berasa sedikit lapar....
Diruang staf kerja ada beginian.....
Dan dilihat masih utuh......
Lalu ane bawa lah buat di tawarin ke teman-teman kerja......
Dan anehnya mereka bilang pada kenyang...
Ane penasaran ada apa nih, dan ternyata salah satu teman bilang,.... begini bilang
nya,...
“Kata tante saya yang non muslim dan juga sebagai petinggi di perusahaan jco kamu mah jangan makan ini (sambil menunjuk jco) karna ini mah buat yang non muslim aja”,
“Coba dech liat di bungkusan jco engga ada label halalnya.......Dan jco memang mengandung minyak babi.......”
Astagfirullah............dimana kah negara
Bahwa sebagaian rakyatnya tidak dapat hak untuk mengetahui makanan halal dan haram
BERHENTILAH DARI SEKARANG MEMAKAN JCO”.

PENJELASAN
   Isu lama yang sudah diklarifikasi tahun lalu: “Menanggapi hal ini Johnny Andrean selaku pendiri dan pemilik gerai J.CO mengatakan bahwa pihak nya sedang mengurus proses sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Sejauh ini, Johnny mengatakan bahwa baru gerai J.CO di daerah Banten yang telah mengantongi sertifikat halal dari MUI.
   “Diawal tahun ini kami sudah mendapat sertifikat halal terutama untuk daerah Banten karena pengurusannya harus per daerah. Banten merupakan store pertama kami sehingga sertifikasi halal kami mulai dari store ini,”ujar Johnny pada temu media J.CO FunRun 2016 di Mall @Alam Sutera Tanggerang, Kamis (12/5/2016)”.
REFERENSI
https://goo.gl/FvkJxE, “J.CO pastikan Bahan Baku dan Kemasannya Halal Esti Utami |Firsta Nodia
Minggu, 15 Mei 2016 | 18:32 WIB
J.CO Pastikan Bahan Baku dan Kemasannya Halal
Persembahan dari J.Coffe (suara.com)
Sebagaian gerai donat milik perusahaan salon, Johnny Andrean ini sudah mengantungi sertifikat halal dari MUI.
   Suara.com – Sejak hadir di industri kuliner Tanah Air 10 tahun silam, J.CO berhasil mengambil hati masyarakat Indonesia. Jumlah gerai yang menyajikan produk donat dalam berbagai varian milik Johnny Andrean ini terus bertambah. Dan semuanya selalu terlihat ramai.
   Meski demikian, logo halal MUI belum terpampang nyata di kemasan J.CO. Isu bahwa donat J.CO mengandung bahan non halal pun sempat berembus. Namun nyatanya isu ini tak berhasil mengusik para penikmat J.CO untuk meninggalkan donat lokal yang melegenda itu.
   Johnny menyadari pentingnya mengantongi serifikasi halal pada produk kuliner yang dimilikinya, mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim . Ia pun berani menjamin, meski belum seluruh gerai J.CO di Indonesia mengantongi sertifikat halal, bahan baku dan kemasan yang digunakan pada produk J.CO mendapat sertifikat halal. “Kita memberi jaminan bahwa seluruh bahan baku dan kemasan yang digunakan mendapat sertifikat halal untuk menghormati mayoritas penduduk Indonesia yang muslim. Bahkan ketika kita buka gerai di Aceh, peminatnya sangat banyak karena mereka juga yakin bahwa kita jual produk halal.” pungkasnya”.

3.2       Pokok Pikiran
       Beberapa pokok pikiran yang bisa kita ambil dari kasus diatas :
·         Apa yang menyebabkan munculnya hatespeech tentang study kasus diatas?
- Persaingan bisnis yang semakin mengakibatkan seseorang atau suatu instansi melakukan kecurangan. biasanya jika salah satu usaha sedang ramai maka muncul pihak pihak yang tidak menyukai hal tersebut sehingga melakukan berbagai cara untuk mengganggu usaha tersebut. Baik dengan cara benar (mengadakan promosi dan sebagainya) dan cara yang tidak benar (menyebarkan isu dan sebagainya). untuk itu di perlukan respon dan klarifikasi secara cepat agar masalah tidak berlarut-larut.
·         Siapa yang di rugikan dalam kasus hate speech tentang kasus di atas?
         - Yang dirugikan pertama yaitu pemilik gerai J.CO tersebut.dikarenakan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga merugikan suatu pihak atau instansi. dan yang di rugikan yang kedua adalah masyarakat dikarenakan ada isu yang belum benar dan masyarakat yang mudah sekali percaya dengan info info di internet, maka secara tidak langsung masyarakat pun ikut menjadi korban.
·         Dimana biasanya muncul hatespeech semacam kasus diatas?
          - Yang paling sering biasanya muncul di jejaring sosial seperti facebook,instragram,whats up,dan sebagainya.
·         Kapan era hatespeech mulai ramai dikhalayak publik?
          - Berdasarkan data yang dihimpun We Are Social, ada kenaikan pengguna internet di Indonesia selama setahun, mulai Januari 2015 sampe Januari 2016, yakni sekitar 15 persen.
·         Mengapa masih banyak masyarakat yang tertipu oleh kasus di atas?
           - Pentingnya pendidikan dimana dengan pendidikan kita bisa mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. penyebab banyaknya masyarakat yang tertipu itu dikarenakan kurang nya pengetahuan dimasyarakat serta masih adanya adat budaya dari masyarakat sehingga sedikit kata kata provokatif sehingga banyak orang yang terpicu dan ikut-ikutan menyebar ujaran kebencian tanpa tau kebenaran nya.
·         Bagaimana solusi dari kasus di atas?
          - Berikan sosialisasi tentang adanya ujaran kebencian, serta pentingnya mencari tahu informasi terlebih dahulu sebelum ikut menyebarkan informasi tersebut. sehingga masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan internet.
          - Berikan pendidikan/pengetahuan untuk masyarakat, maka dengan diberikan nya pendidikan/pengetahuan masyarakat akan lebih pandai untuk menilai berita yang bisa di percaya dan mana yang tidak.

           - Berikan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku pembuat ujaran kebencian, sehingga tidak ada lagi pembuat ujaran kebencian. karena sudah tahap menghawatirkan dimana keadaan masyarakat yang masih dibilang terprovokasi,marah, dan sebagainya. hanya karena masalah sepele dan biasanya masalah yang di sertai isu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Individu Administrasi Jaringan, Praktikum Routing Pertemuan 10

Device Interface Ip Address Subnet Mask Default Gateway Router G0/0 ...